
Perusahaan
Layanan
© Copyright 2023 by PT INSTRUMEN INDO UTAMA
Jika kita memiliki suatu barang sudah sewajarnya kalau kita tentu ingin merawatnya atau mempergunakannya sebaik mungkin dalam jangka waktu yang panjang pula. Tindakan maintenance adalah salah satu cara kita untuk memperpanjang usia pakai benda yang kita miliki. pemeliharaan benda seperti mesin dalam dunia manufaktur atau industri menjadi semakin penting sebab mesin atau peralatan lain adalah asset yang berhubungan secara langsung pada proses produksi jika terjadi kerusakan atau apapun maka selain biaya akan semakin besar, produktifitas juga akan terganggu.
Tidak, sebab tindakan ini memang diperlukan, jika tindakan ini tidak dibutuhkan maka untuk apa keberadaan peralatan-peralatan maintenance? selain untuk memastikan fungsi dari mesin atau peralatan juga sebagai tindakan preventif hal yang tidak diinginkan. Sebaliknya, maintenance bisa mendatangkan efisiensi dan efektifitas yang lebih besar.
Kerusakan kecil pada mesin dalam industri jika dibiarkan dan tidak terdeteksi akan mengakibatkan kerusakan yang lebih serius berakibat penggantian sparepart ataupun kerusakan total yang berujung pada pembelian mesin yang baru dan kehilangan produktifitas sehingga biaya semakin membengkak. Selain itu tindakan maintenance juga berperan dalam meningkatkan performa fungsi mesin atau menjaga umur mesin agar tetap awet sebagaimana mestinya.
Dalam dunia akutansi kita mengenal bahwa asset seperti peralatan memiliki nilai penyusutan, jika kita bisa mengurangi nilai penyusutan tersebut dengan tindakan preventif seperti maintenance maka sebenarnya kita telah menghemat beban biaya. Melakukan tindakan maintenance juga berarti kita menjaga efisiensi mesin untuk menjaga produktifitas tetap terjaga dari penyusutan fungsi yang sebagaimana seharusnya.
Tidak hanya berperan dalam sebagai pengurangan biaya tidak langsung namun maintenance juga ditujukan untuk mengurangi resiko kecelakaan kerja dan cacat produksi.
Keamanan kerja penting untuk karyawan selain karena kemanusiaan tetapi terjadinya sebuah kecelakaan bisa menyebabkan perusahaan dituntut dan menghasilkan biaya pergantian yang lebih besar begitu pula dengan cacat produksi. Maintenance berperan dalam menciptakan lingkungan dan kondisi kerja yang kondusif bagi pekerja agar mereka tetap dapat bekerja dengan baik.
Semua keuntungan ini sangat berkontribusi terhadap keberlanjutan produksi atau pemakaian peralatan yang ada. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan dan penerapan teknologi digitalisasi seperti big data, IoT, dan sebagainya untuk mengumpulkan data kondisi operasi peralatan, menganalisis dan mendiagnosis kesehatan peralatan, memprediksi waktu terjadinya kerusakan atau error pada peralatan mesin.
Hal ini telah membawa banyak peluang bagi perusahaan manufaktur untuk mendapat layanan pemeliharaan peralatan dengan efisiensi biaya yang lebih, dan membantu pasar industri melakukan pemeliharaan secara prediktif dengan peningkatan efisiensi 25–30%. Apalagi ketika industri ingin mengurangi tenaga manusia dan menggantikan dengan mesin maka peningkatan kebergantungan industri terhadap mesin akan membuat Maintenance semakin penting/krusial dilakukan.
Bedasarkan analisis Ghosh, D., & Roy, S. (2009), dalam riset-nya menunjukan Rasio cost-benefit cukup besar ketika biaya perbaikan kurang dari 5% dari biaya insiden. Rasio cost-benefit juga lebih besar ketika kegagalan/kerusakan mesin lebih rendah.
Ketika biaya maintenance preventif < 10% dari biaya insidentil, Rasio cost-benefit cukup tinggi untuk peralatan dengan tingkat kegagalan rendah.
Namun, untuk komponen dengan tingkat kegagalan 1 kerusakan/tahun, korelasi Rasio cost-benefit terhadap rasio biaya tindakan preventif maintenance dibandingkan biaya insiden adalah relatif lemah. Hal ini menunjukkan bahwa peralatan dengan tingkat kegagalan yang tinggi membutuhkan stand-by untuk membuat maintenance efektif.
Tindakan maintenance adalah tindakan yang penting dilakukan terutama dalam konteks industri yang memiliki kebergantungan pada mesin untuk melakukan produksi secara konstan. Konsekuensi resiko yang ditimbulkan dari rendahnya kualitas maintenance justru bisa menyebabkan malapetaka secara ekonomis, bahkan keamanan kerja yang lebih besar. Bedasarkan pertimbangan yang ada maka bisa disimpulkan bahwa tindakan maintenance bukan sebuah pemborosan
Preventif Maintenance, Service
© Copyright 2023 by PT INSTRUMEN INDO UTAMA
